Selasa, 19 Agustus 2008

ALHAMDULILLAH, THANK YOU VERY MUCH, Ibu

Wow….kalimat tsb diucapkan Rangga dengan riangnya.

Mas siapa yang ngajarin ?

Kan kalau dapat apa2 dari Bu Guru, tugas, atau disuruh maju harus ngomong gitu Ma.

Yupz, bagus banget ya.

Pembiasaan mengucapkan kata2 yang baik memang harus itu.

Jadi ingat budaya di tempat kerja.

Setiap seseorang memberi informasi/ tugas, pasti langsung serempak dijawab

‘Thank you.’ Dan saat jam kerja berakhir dan mereka pamit pulang pastilah saya juga otomatis bilang Thank you, ya…otomatis…karena saking udah biasanya respon tersebut diucap, bertahun-tahun setiap hari. Bahkan sampai kebawa di bahasa tulis, sms, rasanya susah ninggalin nulis tq.

Mungkin pembiasaan memang sulit di awalnya, tapi akan melekat kuat jadi ‘trade mark’ kita seperti Rangga yang setiap mengakhiri telpon pasti dengan ucapan dadag…Assalamu’alaikum.

Yang lucu saat ini Rangga juga sering banget bilang : Mama, please…boleh ya…please.

Hi…hi…plis jadi kata yang populer ya, dan pengucapannya itu lho…bikin gemes.

Moga2 kebiasaan Say Please & Thank You bukan hanya karena latah atau sekedar mengikuti perintah, tapi lebih dalam lagi maknanya. Moga2 Rangga bisa bersikap baik dan sopan, menghargai orang lain dengan berucap dan bersikap yang santun, bisa mengucapkan Please dan Thank You dengan penuh keikhlasan dan benar2 keluar dari hatinya yang tulus. Amin

Tidak ada komentar: